Upacara Siraman Sedudo


 2024-07-26 |  Desa Bangsri

Nguri – Uri Budaya Jawa, Pj. Bupati Handoko Pimpin Prosesi Ritual Siraman Sedudo.

Dalam semangat nguri – uri budaya jawa, Pemkab Nganjuk ( Sabtu, 20/07/24) menggelar acara Prosesi Siraman Sedudo. Dalam acara yang rutin digelar tersebut, ratusan masyarakat di Kabupaten Nganjuk, ikut menyaksikan dan mengikuti jalannya prosesi yang tahun ini dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Sri Handoko Taruna.

.

Berbusana Khas Kab. Nganjuk perpaduan hitam, abu-abu dan detail corak kuning emas, Pj. Bupati Nganjuk beserta istri mengenakan pakaian Kanigaran. Prosesi Siraman Sedudo ini, dihadiri Pj. Bupati Nganjuk Sri Handoko Taruna didampingi Ny. Eka Haryati Taruna, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, para Camat se Kabupaten Nganjuk, tokoh – tokoh agama, para sesepuh ( yang dituakan ) Ngliman, dan ratusan masyarakat yang memadati area Air Terjun Sedudo, Desa Ngliman Kec. Sawahan.

.

Prosesi Siraman Sedudo adalah ritual mandi di bawah aliran Air Terjun Sedudo, dan di gambarkan bersama para remaja – remaja Desa, yang sebelumnya diawali dengan arak – arakan sesaji untuk persembahan kepada para leluhur dan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan YME atas limpahan rejeki yang diberikan kepada semua masyarakat Kab. Nganjuk, juga disuguhkan seni tari Bedayan Amek Tirto oleh para remaja – remaja putri berambut panjang. Ritual yang dilaksanakan setahun sekali saat bulan Suro (penanggalan Jawa) ini dipercaya sejak zaman Kerajaan Majapahit, sebagai tolak bala dan simbol pembersihan diri.

.

Dalam sambutannya berbahasa Jawa kromo inggil, Pj. Bupati Handoko menjelaskan bahwa Prosesi Siraman Sedudo ini adalah acara yang di adakan setiap tahun sekali pada Bulan Suro, sebagai wujud syukur kepada Tuhan YME atas semua limpahan rejeki, kesehatan, keselamatan yang diberikan kepada semua warga di Kab. Nganjuk, sebagai daya Tarik wisata dan juga nguri-uri budaya Jawa atas kearifan lokal di Ngliman, Sedudo. Dalam acara ini Pj. Bupati beserta Forkopimda juga mengibarkan, dan membagikan 1.000 bendera merah putih, sebagai wujud cinta tanah air.