Kabupaten Nganjuk, yang dikenal dengan julukan Kota Angin, kembali mencuri perhatian publik lewat gebrakan terbarunya. Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan aplikasi pintar bertajuk "Nganjuk Smart City", yang dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan publik hanya melalui genggaman tangan.
Mulai dari informasi transportasi, pengurusan administrasi, laporan masyarakat, hingga pembaruan agenda kegiatan dan pemantauan kamera CCTV secara real time—semuanya kini bisa diakses dengan mudah melalui satu aplikasi.
Peluncuran aplikasi ini disampaikan langsung oleh Bupati Nganjuk, Kang Marhaen Djumadi, bersama Wakil Bupati Nganjuk, Mas Handy (Trihandy Cahyo Saputro), dalam unggahan akun Instagram resmi @kominfonganjuk, Kamis (27/03/2025).
Menurut Kang Marhaen, aplikasi Nganjuk Smart City merupakan inovasi teknologi yang menghadirkan beragam fitur cerdas, seperti layanan informasi publik, pengaduan masyarakat, dan pemantauan kondisi kota melalui CCTV secara real time.
“Dengan fitur CCTV online, masyarakat dapat langsung memantau kondisi lalu lintas dan keamanan di berbagai titik Kota Nganjuk hanya dari smartphone masing-masing,” ujar Kang Marhaen.
Selain itu, aplikasi ini juga membantu warga yang hendak berangkat kerja atau sekolah untuk memeriksa situasi jalan dan cuaca terlebih dahulu. Semua kebutuhan informasi kini ada dalam satu platform: Nganjuk Smart City.
Mas Handy menambahkan bahwa Pemkab Nganjuk juga memanfaatkan sistem ini untuk meningkatkan pengawasan dan menjaga ketenteraman wilayah. Ia juga mengajak warga untuk memanfaatkan fasilitas Wi-Fi gratis yang tersedia di sejumlah ruang publik Kota Nganjuk.
“Ayo unduh aplikasi Nganjuk Smart City. Satu aplikasi banyak solusi, Nganjuk dalam satu genggaman,” ajak Kang Marhaen dan Mas Handy kompak.
Salah satu warga Loceret, Syahrul (35), mengaku sangat terbantu dengan hadirnya aplikasi ini. Ia memanfaatkannya untuk memantau kemacetan saat arus mudik dan balik Lebaran melalui fitur CCTV.
“Saat hujan deras mengguyur Nganjuk dan Sawahan, saya bisa memantau kondisi Bendungan Tanjung lewat CCTV. Kalau air sudah meluap, kami bisa segera bersiap mengungsi,” jelas Syahrul.