Perkuat Sektor Pertanian, Pj Bupati Nganjuk Selenggarakan Temu Wicara bersama Para Petani


 2024-11-15 |  Desa Bangsri

Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, S.STP., M.Si., menghadiri acara Temu Wicara dalam rangka Penguatan Sektor Pertanian untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan di Kabupaten Nganjuk, yang dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit lakon "Pandawa Tani" oleh dalang Ki R.M. Akbar Syahlam, S.Sn. Acara ini diselenggarakan di Pendopo KRT Sosro Koesoemo pada Senin, 4 November 2024 malam.

Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Itsna Shofiani, S.T., M.T., yang mengungkapkan bahwa Kabupaten Nganjuk memiliki sekitar 109 ribu petani, dengan luas wilayah sekitar 35% yang dialokasikan untuk fungsi pertanian. Namun, sektor pertanian di Nganjuk masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait dengan fluktuasi harga produk pertanian yang rendah saat panen raya dan kualitas produk yang belum sepenuhnya kompetitif. "Dalam pengembangan sektor pertanian, kami ingin perekonomian petani semakin maju dan sejahtera. Namun, masih banyak persoalan yang dihadapi petani kita," ujar Itsna.

Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, dalam sambutannya menyatakan kegembiraannya dengan diadakannya acara ini. Menurutnya, acara seperti ini memberikan kesempatan bagi para petani untuk berkumpul, berdiskusi, dan mengutarakan aspirasinya secara langsung kepada pemerintah daerah. "Kami ingin mendengarkan apa saja yang dialami para petani di Nganjuk. Pemerintah daerah akan mencari solusi terbaik agar sektor pertanian di Kabupaten Nganjuk dapat semakin kuat," ujarnya.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan sample beras Nutri Zinc kepada OPD pengampu program pengentasan stunting. Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk mendukung program penuntasan stunting yaitu dengan penanaman padi inpari IR Nutri Zinc yang telah ditanam di Kecamatan Sawahan dan Berbek dengan total luas 300 hektar.

Dilakukan pula Penandatanganan Kesepakatan/Komitmen Mewujudkan Bangkit Menuju Nganjuk Berdaulat Pangan oleh Forkopimda Kab. Nganjuk, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, dan Perwakilan Kelembagaan Tani/Ternak.